Kamis, 11 November 2010

"SILET" hilang beganti "INTENS"





"INTENS" merupakan sebuah program baru RCTI yang menggantikan, tayangan "SILET", di RCTI yang hadir untuk mengupas tuntas kisah dan kasus para selebritis tanah air secara mendalam dan aktual dengan Investigasi yang mendalam juga turut menjadikan "INTENS" berbeda dari tayangan infotainment lainnya, program ini pun tayang setia hari mulai jam 11.

Berikut salah satu tulisan yang kami temukan di kaskus terkait dengan pemberhentian program "silet":

Program "Silet" RCTI Diberhentikan SementaraRata Penuh
Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat pada hari Senin, 8 November 2010 telah menjatuhkan sanksi administratif berupa penghentian sementara terhadap program “Silet” RCTI. KPI Pusat telah mengambil keputusan bahwa program siaran infotainment "SIlet" RCTI yang tayang pada tanggal 7 November 2010 pukul 11.00 telah melakukan pelanggaran berat. Tayangan ini telah menimbulkan keresahan, kepanikan, ketakutan, trauma, dan menambah penderitaan terhadap korban, keluarga dan masyarakat yang sedang mengalami musibah bencana alam Gunung Merapi. Isi tayangan berupa informasi ramalan dengan narasi dan gambar yang menyesatkan dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya terkait musibah bencana alam Gunung Merapi.

Menurut ketentuan Undang-undang No. 32 tahun 2002 tentang Penyiaran (UU Penyiaran) Pasal 36 ayat (5) huruf a. pelanggaran ini dapat dikategorikan sebagai pelanggaran pidana. Tayangan tersebut juga telah melanggar Pedoman Perilaku Penyiaran (P3) KPI tahun 2009 Pasal 34 serta Standar Program Siaran (SPS) Pasal 55 dan Pasal 56 huruf d., dan huruf e.

Penghentian sementara program "Silet" RCTI dimulai tanggal 9 November 2010 sampai dengan pemberitahuan pencabutan status siaga bencana Merapi oleh Pemerintah. Selain itu juga, pihak RCTI juga wajib membuat permintaan maaf secara terbuka kepada publik atas informasi yang telah tersiar pada tanggal 7 November 2010 melalui 1 (satu) surat kabar nasional sebanyak 1 (satu) kali dan 2 (dua) surat kabar lokal sebanyak masing-masing 2 (dua) kali paling lambat 13 November 2010.

RCTI juga wajib membuat permintaan maaf selama 7 (tujuh) hari berturut-turut sebanyak 3 kali sehari setelah tanggal surat dikeluarkan pada program program berita pagi, siang, dan petang di RCTI dengan format yang telah ditentukan oleh KPI Pusat. Selain itu RCTI tidak diperkenankan untuk membuat program sejenis dengan format yang sama. KPI Pusat menyatakan akan terus melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan sanksi ini.

Sanksi diberikan oleh KPI setelah sebelumnya mendengarkan klarifikasi yang disampaikan oleh pihak RCTI Senin sore. Pihak RCTI yang diwakili oleh Direktur Programming Rudy Ramawy belum menandatangani penyataan kesediaan melaksanakan sanksi KPI. Red/AN
sumber:
http://www.rcti.tv/sinopsis/infotainment-intens
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5871959

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar